Kesempatan emas bagi guru sekolah dasar dan menengah pertama: Direktorat Guru Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Cambridge University, Inggris, membuka Pelatihan Teknis Non Gelar Program Literacy Teaching, Reading and Writing. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran literasi yang kontekstual, kreatif, dan bermakna — sekaligus mendukung peningkatan kecakapan membaca dan menulis peserta didik.
Yang membuat program ini istimewa adalah keterlibatan Cambridge University sebagai mitra pelaksana. Namun waktunya sangat terbatas: pendaftaran hanya dibuka 14 sampai 24 Oktober 2026, dan hari ini adalah hari terakhirnya. Bila Anda memenuhi syarat, jangan tunda lagi.
Mengapa Pelatihan Literasi Ini Penting
Literasi membaca dan menulis adalah fondasi seluruh pembelajaran. Anak yang belum lancar membaca akan kesulitan memahami soal matematika, teks ilmu pengetahuan, bahkan instruksi tugas sehari-hari. Karena itu Kemendikdasmen menempatkan penguatan literasi sebagai salah satu prioritas guru pendidikan dasar — dan pelatihan teknis non gelar ini menjadi salah satu jalur penguatannya, dengan standar pembelajaran dari Cambridge University.
Berbeda dengan beasiswa gelar (S2/S3), pelatihan teknis non gelar berfokus pada peningkatan keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di kelas. Peserta tidak hanya memahami konsep literasi, tetapi juga dilatih merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid di sekolahnya masing-masing.
Persyaratan Umum
Calon peserta harus memenuhi lima syarat umum berikut:
- Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
- Guru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP).
- Berusia paling tinggi 55 tahun per 31 Desember 2026.
- Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
- Sehat jasmani dan rohani.
Persyaratan Khusus
Selain syarat umum, ada empat syarat khusus yang bersifat kumulatif — semuanya harus terpenuhi:
- Status kepegawaian: berstatus sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan. Guru honorer yang belum berstatus ASN maupun tetap yayasan belum memenuhi syarat program ini.
- Pengalaman mengajar: memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.
- Kualifikasi akademik: memiliki kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara.
- Kemampuan Bahasa Inggris: memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450, Duolingo 75, TOEFL iBT 45, IELTS 5.0, TOEIC 440, English Score 290, atau Versant Test 47. Ketentuan ini dikecualikan bagi kandidat lulusan perguruan tinggi luar negeri, dengan masa lulus tidak lebih dari 2 (dua) tahun terhitung dari tanggal pendaftaran.
Syarat kemampuan Bahasa Inggris menjadi penanda keseriusan program ini — materi dan interaksi selama pelatihan menggunakan standar internasional. Bagi yang belum memiliki sertifikat Bahasa Inggris yang masih berlaku, program pelatihan non gelar Kemendikdasmen dibuka secara berkala, sehingga mempersiapkannya dari sekarang adalah langkah bijak untuk kesempatan berikutnya.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Pendaftaran dilakukan dengan mengunggah dokumen berikut melalui laman resmi. Karena batas waktu tinggal hari ini, pastikan seluruh berkas sudah dalam bentuk digital (hasil pindai yang jelas) sebelum mulai mengisi formulir.
Dokumen umum:
- Formulir pendaftaran (diisi saat pendaftaran).
- Hasil pindai (scan) Kartu Tanda Penduduk.
- Hasil pindai (scan) NUPTK.
- Surat pernyataan kesanggupan calon peserta penerima Program Pelatihan Teknis (format tersedia pada lampiran).
- Surat rekomendasi dari atasan (format tersedia pada lampiran).
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Esai/personal statement dalam Bahasa Inggris, minimal 500 kata, memuat: (1) motivasi mengikuti program; (2) urgensi pemahaman topik program dalam pembelajaran; (3) inovasi yang pernah dilakukan; dan (4) tindak lanjut setelah mengikuti pelatihan.
Dokumen khusus:
- Hasil pindai Surat Keputusan pengangkatan pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.
- Hasil pindai surat tugas mengajar.
- Hasil pindai surat aktif bertugas yang diterbitkan pimpinan instansi tempat pendidik bertugas.
- Hasil pindai ijazah dan transkrip nilai S-1/D-IV yang telah dilegalisir.
- Hasil pindai sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku (atau ijazah perguruan tinggi luar negeri bagi yang dikecualikan).
Esai berbahasa Inggris adalah bagian seleksi yang paling menentukan selain kelengkapan administrasi. Tuliskan motivasi secara jujur dan spesifik: ceritakan tantangan literasi nyata di kelas Anda — misalnya banyak siswa kelas awal yang belum lancar membaca — lalu hubungkan dengan perubahan yang ingin Anda bawa setelah mengikuti pelatihan. Panjang minimal 500 kata memberi ruang cukup untuk narasi yang konkret, bukan sekadar kalimat umum.
Cara Mendaftar
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas. Calon peserta yang memenuhi persyaratan mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan melalui laman tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @guru.dikdas.dikdasmen.
Karena pendaftaran ditutup hari ini, 24 Oktober 2026, pastikan koneksi internet stabil dan semua berkas sudah siap sebelum mulai mengisi formulir. Jangan menunda sampai malam hari — gangguan teknis di menit-menit terakhir adalah penyebab klasik kegagalan pendaftaran daring.
Penutup
Pelatihan non gelar adalah jalur cepat bagi guru untuk naik kelas secara profesional tanpa harus meninggalkan ruang kelas terlalu lama. Kemitraan Kemendikdasmen, LPDP, dan Cambridge University menandakan standar yang tinggi — dan standar itu dimulai dari persyaratan yang ketat. Bila Anda memenuhi syarat dan berkas sudah lengkap, hari ini adalah kesempatan terakhir untuk mendaftar. Bila belum, jadikan program ini target: siapkan NUPTK, sertifikat Bahasa Inggris, dan pengalaman mengajar Anda agar siap ketika gelombang berikutnya dibuka.
Rincian resmi program mengikuti pengumuman resmi Direktorat Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen. Pantau laman pendaftaran dan akun Instagram @guru.dikdas.dikdasmen untuk informasi terbaru.


